Background

Background

Silahkan klik beberapa gambar di bawah ini

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3
Kemunculan tiga perempuan cantik dalam kasus korupsi impor daging sapi atas diri tersangka Ahmad Fathanah membuat publik sulit untuk mengingkari adanya persoalan sampingan yang menyertai kasus ini, yaitu persoalan esek-esek yang kata Sutan Batugana “ngeri-ngeri sedap”. Kasus ini semakin menguatkan tesis yang selama ini diyakini publik, tetapi sulit dibuktikan, bahwa perilaku korupsi seseorang didorong oleh nafsu esek-esek para pelakunya. Ketiga perempuan cantik yang menjadi saksi kasus ini adalah Maharany Suciyono, mahasiswi salah satu universitas swasta di Jakarta  yang tertangkap berada sekamar di hotel Le Meridien bersama tersangaka. Rani, demikian sang mahasiswa tersebut dipanggil, mengaku mendapat imbalan Rp 10 juta atas jasanya “menemani” Ahmad. Perempuan berikutnya adalah Ayu Azari, artis kawakan yang mulai pudar pamor dan popularitasnya, yang mengaku mendapat uang Rp 20 juta dan 1800 dolar Amerika atas jasa 4 kali pertemuan yang disebut Ayu sebagai “entertainment fee” yang diberikan kepada Ahmad pada tanggal 4 sampai 9 Desember 2012 lalu. Yang terakhir adalah Vitalia Sesha, seorang model majalah pria dewasa, yang dihadiahi mobil Honda Jazz, jam tangan mewah, dan berbagai perhiasan mahal lain sebagai imbalan menjadi “teman akrab” tersangka.

Masih ada perempuan muda lain yakni Sefti Sanustika yang berusia 25 tahun, istri muda Ahmad yang tinggal di apartemen di Depok dengan biaya sewa 3 juta per bulan. Sefti yang sebelumnya berprofesi sebagai penyanyi dangdut dengan single “Tukang Porot” menikah dengan Ahmad Fathanah pertengahan 2011 lalu. Sebelumnya Sefti dikenalkan kepada Ahmad Fathanah oleh temannya yang bernama Tri Kurnia Puspita yang juga berprofesi sebagai penyanyi dangdut. Belakangan diketahui bahwa Ahmad Fathanah juga royal dengan Tri Kurnia dengan memberikan berbagai hadiah dan sejumlah uang. Berseliwerannya para perempuan muda, seksi, dan cantik di kasus suap yang diduga dilakukan oleh Ahmad Fathanah ini menunjukkan betapa rendahnya moral para koruptor. Uang yang mereka rampok dari negara mereka belanjakan untuk urusan yang terkait dengan naluri dan hasrat kebinatangan, yaitu kenikmatan seks. Memang kita tidak dapat membuktikan bahwa Ahmad Fathanah menggauli para perempuan muda yang disebut di atas, kecuali dengan Sefti Sanustika yang memang istri sahnya. Tentu saja sulit untuk membuktikan bahwa para perempuan muda ini adalah objek nafsu birahi dari Ahmad Fathanah. Namun demikian, publik sulit untuk tidak mencium aroma seks yang keluar dari bahasa tubuh dan kata-kata yang keluar dari para perempuan muda ini ketika diwawancarai awak media. Kalau tidak untuk kenikmatan seksual, untuk apa Ahmad Fathanah memberi puluhan juta, bahkan ratusan, kepada para perempuan ini? Tidakkah ia mendapatkan sesuatu atas uang yang telah diberikannya? Pertanyaan ini sulit untuk dikesampingkan, dan logika ini sulit untuk dilenyapkan dari keingintahuan publik.

Sebelumnya, publik juga dibuat ternganga dengan kemunculan para perempuan muda dan cantik lain dalam kasus korupsi simulator SIM yang menjerat Inspektur Jendral Djoko Susilo. Untuk melampiaskan nafsu birahinya, Djoko Susilo menggunakan metode yang sama dengan yang dilakukan Ahmad Fathanah dengan memberi harta dan uang yang berlimpah kepada para perempuan muda. Rumah mewah, tempat usaha, mobil, tanah, dan aset lain diberikan kepada mereka sebagai pelicin naluri seks kebinatangan mereka. Bedanya dengan kasus Ahmad Fathanah, Djoko Susilo melampiaskan nafsunya dengan cara mengawini para perempuan muda ini secara sah meskipun ia harus memalsukan data pribadinya, termasuk umur, karena sebagai PNS ia tak boleh kawin lagi tanpa seijin istri pertamanya. Apa pun caranya, benang merahnya serupa: para koruptor menggumbar nafsu birahinya dengan menggauli para perempuan muda cantik dengan uang yang ia rampok dari negara.
Kedua kasus ini menjadi indikasi bahwa korupsi terkait erat dengan seks. Bukan rahasia bahwa tidak sedikit para pejabat, baik dari eksekutif maupun legislatif, memiliki gundik. Mereka menyimpan dan menghidupi para perempuan muda ini di berbagai apartemen yang bertebaran di Jakarta. Bahkan beberapa pejabat daerah pun memiliki apartemen di Jakarta untuk memelihara simpanan spesial mereka. Karena itu, mereka yang memelihara gundik atau simpanan patut dicurigai sebagai para pelaku korupsi. Jika seorang pejabat menunjukkan perilaku pribadi yang tidak jujur, patut untuk menduga bahwa mereka juga tidak jujur terhadap tugas dan pekerjaan yang diamanahkan kepada mereka.
Patch PES 2013 yang terbaru yaitu versi 2.8, di versi ini sudah update transfer januari.








Release note dari pesedit.com

New Features
  • Updated winter transfers (200+ transfers made in all leagues (Ba > Chelsea, Debuchy > Newcastle, Nuri Şahin > Dortmund, Pato > Corinthians, Perišić > Wolfsburg, Taison > Shakhtar, Vágner Love > CSKA Moskva etc.)
  • 20+ new faces (incl. Alex Sandro, Barrada, Jackson Martinez, Maicon etc., in total 680+ faces)
  • New kits: Blackburn, France, Getafe, Las Palmas, Netherlands, Porto, PSV, Spezia, Sporting, Union Berlin, West Bromwich, Xerez, Zambia
  • New boots: Asics Lethal Tigreor 5 Blue / Graphite / White, Diadora Evoluzione K Pro Black / Fluo Yellow, Joma Numero 10 White / Red / Black, Lotto Zhero Gravity II 100 FG Red / White, Lotto Stadio Potenza II 100 White / Blue, Nike Mercurial Vapor IX Orange, Nike Mercurial Vapor IX Purple
  • Created 60+ missing players (incl. Aboutraika (Egypt), Fryers (Tottenham), Gökhan Süzen (Besiktas), Élson (Criciúma), Ongenda (Paris SG), Højbjerg (Bayern München), Guðjohnsen (Brugge) etc.)
  • Fixed a lot boots + accessories: Fully corrected Premier League, Eredivisie, Liga BBVA, Npower Championship, Liga Adelante

General Features
  • Added Bundesliga, Primera Division Argentina, Russian Premier League, 2. Bundesliga, Liga Adelante, Npower Championship, Serie B, Ligue 2, Brasileirão Série B
  • Added other teams (Arminia Bielefeld, BATE Borisov, BSC Young Boys, Dnipro Dnipropetrovsk, FC Basel, KRC Genk, Metalist Kharkiv, Steaua Bucureşti, Videoton FC, Viktoria Plzen + Indonesia, Malaysia)
  • Correct kits for all Premier League, Liga ZON Sagres + all National & Classic Teams
  • Corrected names for fake players in unlicensed National teams and ML unlockable players
  • Faces: More than 680 new faces (all fixed by PESEDIT)
  • Fixed kits for a lot teams including Barcelona, Manchester United and Sevilla
  • Includes newest DLC 3.0 & game version 1.03
  • Scoreboard and stadium switch in selector (download stadiums here)
  • Removed blur
  • Fixed boots + accessories for a lot players (Premier League, Ligue 1, Eredivisie, Serie A, Liga BBVA, Bundesliga and many more)


 ini link download dari idup.in